Cara mencoret tulisan di word

Cara mencoret tulisan di word

Menguasai Seni Coretan Digital: Panduan Lengkap Mencoret Tulisan di Microsoft Word

Dalam dunia pengolahan kata modern, Microsoft Word telah menjadi standar emas untuk membuat, mengedit, dan memformat dokumen. Salah satu fitur yang mungkin terlihat sederhana namun sangat powerful adalah kemampuan untuk mencoret atau menimpa teks dengan garis. Fitur ini, yang dikenal sebagai "strikethrough," bukan sekadar estetika, melainkan alat komunikasi visual yang krusial dalam berbagai skenario, mulai dari revisi dokumen hingga menandai informasi usang.

Artikel ini akan membawa Anda menyelami seluk-beluk fitur strikethrough di Microsoft Word. Kita akan membahas mengapa fitur ini begitu penting, berbagai metode untuk menerapkannya, cara menghilangkan coretan, hingga praktik terbaik untuk menggunakannya secara efektif dalam alur kerja Anda.

Mengapa Menggunakan Strikethrough? Lebih dari Sekadar Menghapus

Sebelum kita masuk ke "bagaimana," mari kita pahami "mengapa." Mengapa seseorang memilih untuk mencoret teks alih-alih hanya menghapusnya? Jawabannya terletak pada kebutuhan untuk menjaga jejak perubahan dan memberikan konteks.

Cara mencoret tulisan di word

  1. Revisi dan Koreksi Dokumen: Ini adalah alasan paling umum. Ketika Anda sedang merevisi draf, mencoret teks lama dan menuliskan teks baru di sebelahnya adalah cara visual yang efektif untuk menunjukkan apa yang telah diubah tanpa menghilangkan informasi aslinya sepenuhnya. Ini sangat berguna untuk penulis, editor, atau mahasiswa yang sedang mengoreksi tugas.

  2. Menandai Informasi Usang atau Tidak Relevan: Dalam dokumen yang sering diperbarui, seperti kebijakan perusahaan, prosedur operasional, atau daftar inventaris, strikethrough dapat digunakan untuk menandai poin-poin yang sudah tidak berlaku atau tidak relevan lagi, sambil tetap menyediakannya sebagai referensi historis.

  3. Perbandingan Versi Dokumen (Drafting): Dalam proyek kolaborasi, seringkali penting untuk melihat evolusi sebuah dokumen. Dengan strikethrough, anggota tim dapat dengan mudah melihat bagian mana yang diusulkan untuk dihapus, memungkinkan diskusi sebelum penghapusan final.

  4. Hukum dan Kontrak: Dalam dokumen hukum atau kontrak, strikethrough memiliki makna yang sangat spesifik. Ini menunjukkan bahwa sebuah klausul telah disepakati untuk dihapus atau diubah, namun teks aslinya tetap dipertahankan untuk keperluan audit atau bukti persetujuan. Ini adalah praktik standar dalam negosiasi kontrak.

  5. Gaya Penulisan atau Humor: Terkadang, strikethrough digunakan untuk efek gaya atau humor. Misalnya, dalam sebuah tulisan yang ironis, penulis mungkin mencoret sebuah kata dan menggantinya dengan kata lain untuk menunjukkan perubahan pikiran atau sentimen yang disengaja.

  6. Kolaborasi Tim: Strikethrough adalah pelengkap sempurna untuk fitur "Track Changes" (Lacak Perubahan) di Word. Ketika Track Changes aktif, setiap penghapusan secara otomatis akan ditampilkan sebagai strikethrough, bersama dengan informasi siapa yang membuat perubahan tersebut. Ini membuat proses tinjauan dan persetujuan menjadi jauh lebih transparan.

Dengan memahami beragam kegunaan ini, Anda akan dapat memanfaatkan strikethrough secara lebih strategis dalam dokumen Anda.

Metode Mencoret Tulisan di Microsoft Word

Microsoft Word menyediakan beberapa cara untuk menerapkan efek strikethrough, mulai dari yang paling cepat hingga yang lebih terstruktur. Mari kita jelajahi masing-masing metode secara detail.

Metode 1: Menggunakan Grup Font di Tab Home (Paling Umum)

Ini adalah metode tercepat dan paling sering digunakan untuk mencoret teks.

  1. Pilih Teks: Sorot atau blokir teks yang ingin Anda coret.
  2. Akses Tombol Strikethrough: Pergi ke tab Home di Ribbon Word. Di grup Font, Anda akan menemukan ikon yang terlihat seperti "ABC" dengan garis horizontal melaluinya.
  3. Klik Ikon: Klik ikon tersebut. Seketika, teks yang Anda pilih akan dicoret.
See also  Cara menyatukan tabel di word

Kelebihan: Sangat cepat dan intuitif.
Kekurangan: Hanya menawarkan opsi strikethrough tunggal.

Metode 2: Melalui Kotak Dialog Font (Untuk Opsi Lebih Lanjut, Termasuk Strikethrough Ganda)

Kotak dialog Font menawarkan kontrol yang lebih granular terhadap pemformatan teks, termasuk opsi untuk strikethrough ganda.

  1. Pilih Teks: Sorot teks yang ingin Anda coret.
  2. Buka Kotak Dialog Font:
    • Pergi ke tab Home di Ribbon. Di sudut kanan bawah grup Font, Anda akan melihat panah kecil yang mengarah ke bawah (sering disebut sebagai "dialog box launcher"). Klik panah ini.
    • Alternatif cepat: Tekan Ctrl + D (untuk Windows) atau Command + D (untuk Mac) pada keyboard Anda.
  3. Centang Opsi Strikethrough: Di kotak dialog Font yang muncul, di bagian Effects, Anda akan melihat dua opsi:
    • Strikethrough: Centang kotak ini untuk menerapkan garis coret tunggal.
    • Double strikethrough: Centang kotak ini untuk menerapkan dua garis coret paralel.
  4. Klik OK: Setelah memilih opsi yang diinginkan, klik OK. Teks Anda akan diperbarui sesuai pilihan Anda.

Kelebihan: Memungkinkan penggunaan strikethrough ganda dan akses ke semua opsi pemformatan font lainnya.
Kekurangan: Membutuhkan beberapa klik lebih banyak dibandingkan metode langsung.

Metode 3: Menambahkan ke Quick Access Toolbar (Untuk Akses Cepat Berulang)

Jika Anda sering menggunakan strikethrough, menambahkan tombolnya ke Quick Access Toolbar (QAT) dapat menghemat waktu. QAT adalah bilah alat kecil di atas atau di bawah Ribbon yang dapat disesuaikan.

  1. Buka Opsi Word: Klik File di sudut kiri atas jendela Word, lalu pilih Options di bagian bawah menu.
  2. Pilih Quick Access Toolbar: Di jendela Word Options, pilih Quick Access Toolbar dari panel kiri.
  3. Cari Perintah Strikethrough:
    • Di bagian "Choose commands from:", pilih All Commands atau Commands Not in the Ribbon.
    • Gulir ke bawah daftar perintah dan cari Strikethrough.
  4. Tambahkan ke QAT: Pilih "Strikethrough" dari daftar kiri, lalu klik tombol Add > > di tengah. Ini akan memindahkannya ke daftar di sisi kanan (yang mewakili item di QAT Anda).
  5. Klik OK: Klik OK untuk menyimpan perubahan. Sekarang, ikon strikethrough akan muncul di Quick Access Toolbar Anda, siap digunakan dengan satu klik.

Kelebihan: Sangat efisien untuk penggunaan berulang, karena tombol selalu terlihat dan dapat diakses dengan cepat.
Kekurangan: Membutuhkan sedikit penyiapan awal.

Metode 4: Membuat Shortcut Keyboard Kustom (Untuk Pengguna Power User)

Secara default, Microsoft Word tidak memiliki shortcut keyboard bawaan untuk strikethrough tunggal. Namun, Anda dapat membuatnya sendiri untuk mempercepat alur kerja Anda.

  1. Buka Opsi Kustomisasi Keyboard:
    • Klik File > Options.
    • Pilih Customize Ribbon dari panel kiri.
    • Di bagian bawah panel kanan, di samping "Keyboard shortcuts:", klik tombol Customize….
  2. Cari Perintah Strikethrough:
    • Di jendela "Customize Keyboard", di bagian "Categories:", gulir ke bawah dan pilih Home Tab.
    • Di bagian "Commands:", gulir ke bawah dan cari Strikethrough.
  3. Tetapkan Shortcut Baru:
    • Klik "Strikethrough" dari daftar perintah.
    • Klik di dalam kotak "Press new shortcut key:".
    • Tekan kombinasi tombol yang ingin Anda gunakan sebagai shortcut (misalnya, Alt + S, Ctrl + Shift + K, dll.). Pastikan kombinasi yang Anda pilih tidak digunakan oleh perintah lain yang sering Anda pakai. Word akan memberi tahu Anda jika shortcut tersebut sudah ditetapkan ke fungsi lain.
    • Klik tombol Assign.
  4. Tutup Jendela: Klik Close di jendela "Customize Keyboard", lalu OK di jendela "Word Options".
See also  Contoh soal bahasa inggris tetntang profesi sd kelas 4

Sekarang, Anda dapat memilih teks dan menekan kombinasi shortcut keyboard yang Anda buat untuk menerapkan atau menghapus strikethrough.

Kelebihan: Kecepatan maksimal untuk pengguna yang terbiasa dengan keyboard, sangat efisien.
Kekurangan: Membutuhkan penyiapan awal dan mengingat shortcut kustom Anda.

Metode 5: Menerapkan Strikethrough Melalui Gaya (Styles) (Untuk Konsistensi dan Dokumen Besar)

Untuk dokumen yang lebih besar atau jika Anda perlu menerapkan strikethrough ke jenis teks tertentu secara konsisten (misalnya, semua judul yang sudah usang), Anda bisa mengintegrasikannya ke dalam gaya (Styles).

  1. Modifikasi Gaya yang Ada atau Buat Gaya Baru:
    • Pergi ke tab Home, di grup Styles, klik panah kecil di sudut kanan bawah untuk membuka panel Styles.
    • Untuk memodifikasi gaya yang ada: Arahkan kursor ke gaya yang ingin Anda ubah, klik panah drop-down di sampingnya, dan pilih Modify….
    • Untuk membuat gaya baru: Klik tombol New Style di bagian bawah panel Styles.
  2. Akses Pengaturan Font Gaya:
    • Di kotak dialog "Modify Style" atau "Create New Style", klik tombol Format di sudut kiri bawah, lalu pilih Font….
  3. Aktifkan Strikethrough: Di kotak dialog Font, centang kotak Strikethrough (atau Double strikethrough) di bagian Effects. Klik OK.
  4. Simpan Gaya: Klik OK lagi di kotak dialog "Modify Style" atau "Create New Style".
  5. Terapkan Gaya: Sekarang, ketika Anda menerapkan gaya ini ke teks apa pun, teks tersebut akan secara otomatis dicoret.

Kelebihan: Memastikan konsistensi pemformatan di seluruh dokumen, sangat efisien untuk dokumen panjang atau standar perusahaan.
Kekurangan: Lebih kompleks untuk disiapkan di awal, mungkin tidak diperlukan untuk penggunaan strikethrough sesekali.

Menggunakan Strikethrough Ganda (Double Strikethrough)

Seperti yang disebutkan di Metode 2 dan 5, Anda memiliki opsi untuk menggunakan "Double strikethrough." Ini adalah dua garis paralel yang melintasi teks. Secara visual, ini memberikan penekanan yang lebih kuat pada penghapusan atau perubahan, sering digunakan dalam konteks hukum atau ketika penghapusan yang diusulkan dianggap lebih signifikan. Ingat, opsi ini hanya tersedia melalui kotak dialog Font, bukan tombol langsung di Ribbon.

Menghilangkan Strikethrough

Menghilangkan efek strikethrough semudah menerapkannya:

  • Menggunakan Tombol Strikethrough: Sorot teks yang dicoret, lalu klik kembali ikon "ABC" dengan garis di tab Home.
  • Melalui Kotak Dialog Font: Sorot teks yang dicoret, buka kotak dialog Font (Ctrl + D), dan hapus centang pada kotak "Strikethrough" atau "Double strikethrough".
  • Menggunakan Shortcut Kustom: Jika Anda membuat shortcut kustom, cukup sorot teks dan tekan shortcut yang sama.

Tips dan Praktik Terbaik untuk Penggunaan Strikethrough yang Efektif

  1. Kombinasikan dengan Fitur Pelacakan Perubahan (Track Changes): Untuk kolaborasi yang serius, selalu aktifkan "Track Changes" (di tab Review). Ketika Track Changes aktif, setiap penghapusan yang Anda lakukan (baik dengan menekan Delete atau Backspace) akan secara otomatis ditampilkan sebagai strikethrough, bersama dengan indikasi siapa yang membuat perubahan tersebut. Ini adalah cara paling transparan untuk mengelola revisi.

  2. Gunakan dengan Konsisten: Tentukan standar bagaimana Anda akan menggunakan strikethrough dalam dokumen Anda. Apakah itu berarti teks lama yang diganti? Informasi yang tidak lagi relevan? Atau hanya saran penghapusan? Konsistensi akan mencegah kebingungan bagi pembaca.

  3. Pertimbangkan Audiens: Apakah audiens Anda familiar dengan makna strikethrough dalam konteks dokumen Anda? Jika tidak, mungkin perlu ada catatan atau legenda singkat di awal dokumen yang menjelaskan konvensi pemformatan Anda.

  4. Jangan Berlebihan: Meskipun berguna, terlalu banyak strikethrough dapat membuat dokumen terlihat berantakan dan sulit dibaca. Gunakan dengan bijak dan hanya di tempat yang benar-benar diperlukan.

  5. Latih Penggunaan Shortcut: Jika Anda berencana menggunakan strikethrough secara teratur, luangkan waktu untuk membuat dan melatih shortcut keyboard kustom Anda. Ini akan sangat meningkatkan kecepatan dan efisiensi Anda.

  6. Simpan Versi Dokumen: Terlepas dari penggunaan strikethrough, selalu merupakan praktik yang baik untuk menyimpan berbagai versi dokumen Anda, terutama saat melakukan revisi besar. Fitur "Version History" di OneDrive/SharePoint atau sekadar menyimpan "Draft 1," "Draft 2," dst., dapat sangat membantu.

See also  Menggali Potensi Bank Soal PKN Kelas 7 Semester 1 Kurikulum 2013: Panduan Komprehensif untuk Pembelajaran Bermakna

Perbedaan Strikethrough dengan Fitur Lain

Penting untuk membedakan strikethrough langsung dengan fitur lain di Word yang mungkin terlihat serupa tetapi memiliki fungsi yang berbeda:

  • Track Changes: Ini adalah fitur komprehensif untuk melacak semua perubahan (penambahan, penghapusan, pemindahan, pemformatan) yang dibuat pada dokumen. Ketika diaktifkan, penghapusan akan ditampilkan sebagai strikethrough. Namun, Anda juga dapat melihat siapa yang membuat perubahan dan kapan, serta menerima atau menolak perubahan tersebut. Strikethrough manual hanyalah pemformatan teks, tidak melacak siapa yang membuatnya atau memungkinkan Anda menerima/menolaknya.
  • Comments: Fitur komentar digunakan untuk menambahkan catatan, pertanyaan, atau umpan balik pada bagian tertentu dari teks tanpa mengubah teks itu sendiri. Ini lebih untuk diskusi daripada indikasi penghapusan.
  • Highlighting: Penyorotan (highlighting) digunakan untuk menarik perhatian pada teks penting, bukan untuk menunjukkan bahwa teks tersebut harus dihapus.

Kesimpulan

Strikethrough adalah fitur yang tampaknya kecil namun sangat signifikan dalam Microsoft Word. Dengan menguasai berbagai metode penerapannya – dari tombol cepat di Ribbon, kotak dialog Font yang lebih mendalam, hingga penyesuaian Quick Access Toolbar dan shortcut keyboard, bahkan integrasi dalam Styles – Anda dapat mengelola revisi, menandai informasi, dan berkolaborasi dengan lebih efisien.

Memahami "mengapa" di balik penggunaan strikethrough akan memberdayakan Anda untuk menerapkannya secara strategis, meningkatkan kejelasan dan transparansi dokumen Anda. Jadi, lain kali Anda perlu menunjukkan bahwa sebuah ide telah dipertimbangkan tetapi kemudian dikesampingkan, atau sebuah klausul dalam kontrak telah dinegosiasikan ulang, jangan ragu untuk menggunakan seni coretan digital ini. Dokumen Anda akan menjadi lebih dinamis dan proses kerja Anda akan lebih efektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *